Frequently Asked Questions (FAQ) - PENA
I. TENTANG PENA & FILOSOFI DASAR
PENA adalah aplikasi komunikasi yang dirancang untuk orang-orang yang mengutamakan privasi, keamanan, dan kendali penuh atas data pribadi.
PENA memungkinkan pengguna untuk:
- Mengirim pesan
- Melakukan panggilan suara dan video
- Berbagi data
PENA dibangun dengan prinsip inti privasi. PENA juga tidak mengumpulkan data pengguna dalam bentuk apa pun. Seluruh sistem dirancang dengan standar keamanan tingkat tertinggi dan teknologi enkripsi generasi masa depan, termasuk pertimbangan terhadap ancaman yang belum ada saat ini.
Semua pesan, komunikasi, dan data hanya dapat dilihat dan disimpan oleh Anda sendiri. PENA tidak memiliki, tidak menyimpan, dan tidak mengakses informasi apa pun dari aktivitas pengguna di dalam aplikasi ini.
PENA dibuat sebagai respons terhadap kondisi komunikasi digital modern yang semakin bergantung pada pengumpulan data, penyimpanan terpusat, dan kepercayaan berlebihan kepada penyedia layanan.
Banyak aplikasi pesan saat ini mengklaim aman, namun tetap menyimpan metadata, bergantung pada server pusat, atau memerlukan identitas seperti nomor telepon dan email.
Hal ini menciptakan risiko kebocoran data, pengawasan, dan penyalahgunaan informasi dalam jangka panjang.
PENA hadir untuk mengubah pendekatan tersebut. Alih-alih meminta pengguna mempercayai sistem, PENA dirancang agar secara teknis tidak memiliki akses ke data pengguna sejak awal.
Perbedaan utama PENA:
- Tidak menggunakan nomor telepon atau email
- Tidak memiliki server pusat
- Tidak menyimpan pesan atau metadata
- Dirancang dengan 3.20 F (post-quantum security) Encryption
- Data hanya ada di perangkat pengguna
Singkatnya: PENA tidak punya data untuk bocor atau disadap.
Filosofi utama PENA adalah bahwa privasi bukan fitur tambahan, melainkan kondisi dasar dari komunikasi yang sehat.
Di PENA, data pengguna tidak diperlakukan sebagai aset bisnis, sumber monetisasi, atau objek analisis. Sebaliknya, komunikasi bersifat privat secara default.
Prinsip ini diwujudkan melalui desain sistem yang memastikan bahwa PENA secara teknis tidak dapat melihat, menyimpan, atau mengendalikan data komunikasi pengguna.
Anda.
Selalu Anda.
Pesan, panggilan, dan data hanya berada di perangkat pengguna dan dienkripsi dengan kunci yang hanya dimiliki oleh pengguna tersebut.
PENA tidak menyimpan salinan data, tidak memiliki arsip komunikasi, dan tidak memiliki kemampuan untuk mengakses isi komunikasi pengguna.
Ya.
PENA dapat digunakan secara gratis dengan fitur inti komunikasi, keamanan, dan privasi yang sudah kuat.
Versi gratis PENA tetap menyediakan:
- Komunikasi terenkripsi end-to-end
- Penggunaan tanpa nomor telepon atau email
- Arsitektur Real Peer-to-Peer
- Tidak adanya penyimpanan pesan di server
Privasi dan keamanan dasar tidak dikunci di balik pembayaran.
Perbedaan antara versi gratis dan Premium terletak pada lapisan tambahan, bukan pada pengurangan privasi di versi gratis.
Versi Premium menyediakan fitur tambahan seperti:
- Mode Ultra Secure
- VPN terintegrasi
- PENA Wallet
- Kustomisasi tampilan aplikasi
Versi gratis tetap menjaga prinsip dasar PENA, sementara versi Premium ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perlindungan ekstra atau fitur lanjutan.
PENA dirancang untuk siapa pun yang menginginkan komunikasi yang aman, privat, dan tidak bergantung pada identitas pribadi.
PENA cocok digunakan oleh:
- Pengguna umum yang peduli privasi
- Profesional yang menangani informasi sensitif
- Jurnalis, aktivis, dan peneliti
- Individu di lingkungan berisiko tinggi
- Siapa pun yang ingin berkomunikasi tanpa pelacakan dan pengumpulan data
II. IDENTITAS, ANONIMITAS & AKUN
PENA bersifat anonim secara sistem.
Artinya, sejak awal PENA tidak meminta dan tidak memerlukan identitas dunia nyata seperti nama asli, nomor telepon, atau alamat email.
Namun, anonimitas sistem tetap bergantung pada perilaku pengguna. Jika pengguna secara sadar membagikan informasi pribadi di dalam percakapan, maka hal tersebut berada di luar kendali sistem PENA.
Tidak.
PENA tidak memerlukan nomor telepon untuk pendaftaran, penggunaan, atau pemulihan akun.
Keputusan ini dibuat untuk menghilangkan salah satu titik pelacakan identitas yang paling umum dalam aplikasi komunikasi modern.
Tidak.
PENA tidak meminta alamat email untuk membuat akun, login, atau verifikasi.
Tidak ada email pemulihan, tidak ada email notifikasi akun, dan tidak ada pengaitan akun dengan layanan email pihak ketiga.
Ya.
PENA dapat digunakan sepenuhnya tanpa SIM card, selama perangkat memiliki koneksi internet.
Hal ini memungkinkan penggunaan di:
- Perangkat Wi-Fi only
- Tablet
- Perangkat khusus
- Lingkungan berisiko tinggi
PENA ID adalah identitas internal yang digunakan untuk mengenali pengguna di dalam sistem PENA.
PENA ID:
- Tidak mengandung informasi pribadi
- Tidak terkait nomor telepon atau email
- Dibuat secara acak dan kriptografis
- Hanya digunakan untuk keperluan komunikasi di dalam PENA
PENA ID dapat dibagikan secara manual atau melalui mekanisme aman seperti QR Code.
Dengan membagikan PENA ID, pengguna memberikan izin kepada pihak lain untuk memulai komunikasi.
Tidak ada pencarian otomatis, tidak ada sinkronisasi buku alamat, dan tidak ada rekomendasi kontak berbasis data pribadi.
Tidak.
PENA tidak menghubungkan akun dengan identitas dunia nyata dalam bentuk apa pun.
Tidak ada proses verifikasi identitas, tidak ada dokumen, dan tidak ada integrasi dengan layanan identitas eksternal.
Secara sistem, tidak.
Namun, pelacakan tetap mungkin terjadi jika pengguna secara sadar membagikan informasi pribadi, atau perangkat pengguna disusupi.
PENA melindungi sistem komunikasi, bukan menggantikan tanggung jawab keamanan perangkat pengguna.
Tidak.
Alamat IP pengguna tidak dicatat, tidak disimpan, dan tidak dipetakan ke akun.
Pada Mode Ultra Secure, alamat IP disamarkan melalui VPN terintegrasi.
PENA dirancang dengan prinsip satu identitas untuk satu perangkat utama.
Pendekatan ini dipilih untuk menjaga keamanan maksimal dan mencegah sinkronisasi data melalui server.
Jika pengguna membuat PENA ID baru:
- Identitas lama tidak otomatis terhubung
- Kontak lama tidak berpindah
- Riwayat komunikasi tidak ikut terbawa
Setiap ID diperlakukan sebagai entitas terpisah.
III. ARSITEKTUR SISTEM & TEKNIS
Ya, secara terbatas dan non-komunikatif.
PENA menggunakan server hanya untuk proses signaling awal, yaitu membantu dua perangkat saling menemukan dan membangun koneksi pertama kali.
Server tidak berperan dalam pengiriman pesan atau panggilan.
Server PENA hanya digunakan untuk:
- Membantu dua perangkat saling menemukan
- Melakukan negosiasi koneksi awal secara aman
Server tidak pernah digunakan untuk:
- Mengirim atau meneruskan pesan
- Menyimpan pesan atau file
- Merekam isi komunikasi
- Menyimpan metadata komunikasi
Real Peer-to-Peer (P2P) adalah arsitektur jaringan di mana komunikasi terjadi langsung antar perangkat pengguna, tanpa melalui server pusat sebagai jalur pengiriman.
Dalam sistem ini:
- Pesan dikirim langsung dari perangkat pengirim ke perangkat penerima
- Panggilan suara dan video mengalir langsung antar perangkat
- Tidak ada titik pusat tempat data terkumpul
Banyak aplikasi mengklaim menggunakan P2P, tetapi pada praktiknya:
- Pesan tetap melewati server pusat
- Pesan disimpan sementara
- Metadata komunikasi masih dikumpulkan
Di PENA, server tidak menjadi jalur komunikasi.
Setelah koneksi terbentuk, komunikasi berjalan sepenuhnya langsung antar perangkat.
Tidak.
Pesan PENA tidak melewati server, tidak direlay, dan tidak disimpan di infrastruktur PENA.
Seluruh komunikasi berlangsung langsung antar perangkat pengguna.
Tidak.
PENA tidak menyimpan pesan, file, maupun panggilan di server mana pun.
Data komunikasi hanya ada di perangkat pengguna dan dienkripsi secara end-to-end.
Tidak.
PENA tidak menyimpan metadata seperti:
- Siapa berkomunikasi dengan siapa
- Waktu komunikasi
- Durasi panggilan
- Frekuensi pesan
Tidak.
PENA tidak menggunakan relay pesan atau antrean penyimpanan di server.
Jika penerima offline, pesan tidak disimpan oleh PENA.
Tidak.
PENA secara sadar tidak menyediakan cloud backup atau sinkronisasi berbasis server.
Tidak ada cadangan tersembunyi dan tidak ada salinan data di infrastruktur PENA.
Jika koneksi langsung antar perangkat tidak dapat dibuat, komunikasi tidak akan berlangsung sampai koneksi berhasil.
Kegagalan koneksi dapat disebabkan oleh:
- Jaringan yang sangat terbatas
- Firewall atau NAT ketat
- Perangkat penerima sedang offline
PENA dirancang untuk bekerja di berbagai kondisi jaringan.
Pada jaringan dengan pembatasan ekstrem, koneksi peer-to-peer mungkin mengalami kendala.
Mode Ultra Secure dengan VPN terintegrasi dapat membantu meningkatkan kemungkinan koneksi.
Secara umum, PENA menggunakan port standar yang lazim diizinkan pada jaringan umum.
Tidak diperlukan pembukaan port khusus oleh pengguna biasa.
Informasi teknis lanjutan dapat disediakan untuk administrator jaringan atau penggunaan profesional.
IV. ENKRIPSI & KEAMANAN KRIPTOGRAFI
PENA menggunakan enkripsi end-to-end, artinya pesan dan panggilan dienkripsi langsung di perangkat pengirim dan hanya dapat didekripsi di perangkat penerima.
Tidak ada pihak di tengah—termasuk PENA—yang dapat membaca isi komunikasi.
Bahkan jika lalu lintas jaringan disadap, data yang terlihat hanyalah data terenkripsi yang tidak dapat dibaca.
Enkripsi end-to-end adalah metode pengamanan di mana hanya pihak yang berkomunikasi yang memiliki kunci untuk membaca pesan.
Server, penyedia jaringan, atau pihak ketiga lainnya tidak memiliki akses ke kunci tersebut.
Ini memastikan bahwa komunikasi tetap privat, bahkan jika infrastruktur jaringan tidak sepenuhnya aman.
3.20 F adalah sistem enkripsi yang digunakan oleh PENA untuk komunikasi pesan dan panggilan.
Sistem ini dirancang dengan pendekatan post-quantum, yaitu kriptografi yang tetap aman meskipun suatu hari komputer kuantum digunakan untuk menyerang enkripsi klasik.
Tujuannya adalah memastikan bahwa pesan yang dikirim hari ini tetap aman di masa depan.
3.20 N adalah sistem kriptografi yang digunakan untuk PENA Wallet.
Sistem ini melindungi aset digital dengan enkripsi berlapis yang sepenuhnya berjalan di perangkat pengguna.
Private key dibuat dan disimpan secara lokal, tanpa pernah dikirim ke server PENA atau pihak lain.
Ya.
PENA dirancang dengan asumsi bahwa ancaman keamanan akan berkembang seiring waktu.
Dengan pendekatan post-quantum, PENA melindungi komunikasi dari risiko jangka panjang seperti serangan “store now, decrypt later”.
Future-proof encryption adalah pendekatan keamanan yang mempertimbangkan ancaman di masa depan, bukan hanya kondisi saat ini.
Dalam konteks PENA, ini berarti pesan tidak hanya aman hari ini, tetapi juga tetap aman meskipun teknologi komputasi berkembang jauh lebih kuat di kemudian hari.
Post-Quantum Encryption adalah kriptografi klasik yang dirancang tahan terhadap serangan komputer kuantum dan dapat dijalankan di perangkat umum saat ini.
Quantum Encryption menggunakan fenomena fisika kuantum dan biasanya memerlukan perangkat keras khusus serta infrastruktur khusus.
PENA menggunakan Post-Quantum Encryption karena lebih realistis dan relevan untuk penggunaan global.
Ya.
Perfect Forward Secrecy memastikan bahwa jika suatu kunci enkripsi bocor di masa depan, pesan lama tetap tidak dapat didekripsi.
Setiap sesi komunikasi menggunakan kunci yang berbeda.
Tidak. Tidak pernah.
Kunci enkripsi dibuat, digunakan, dan disimpan secara lokal di perangkat pengguna.
Kunci tidak dikirim ke server, tidak di-backup oleh PENA, dan tidak dapat diakses pihak lain.
Tidak.
PENA tidak memiliki kunci enkripsi pengguna.
Tanpa kunci tersebut, tidak ada cara teknis bagi PENA untuk membaca pesan, meskipun diminta oleh pihak mana pun.
PENA melindungi dari MITM melalui:
- Verifikasi kunci kriptografis antar perangkat
- Enkripsi end-to-end
- Desain Real Peer-to-Peer tanpa relay pesan
- Minimisasi metadata
Ya.
Pesan dan data yang tersimpan di perangkat pengguna tetap dalam keadaan terenkripsi.
Jika perangkat diakses tanpa otorisasi, isi pesan tetap tidak dapat dibaca tanpa kunci yang benar.
V. PRIVASI, DATA & METADATA
Secara prinsip, PENA mengumpulkan sesedikit mungkin data, hanya yang benar-benar diperlukan agar aplikasi dapat berfungsi.
PENA tidak mengumpulkan data pribadi pengguna seperti nama, nomor telepon, email, atau identitas dunia nyata lainnya.
Jika terdapat data teknis yang muncul selama proses koneksi, sifatnya sementara dan tidak disimpan.
PENA secara eksplisit tidak mengumpulkan dan tidak menyimpan:
- Isi pesan dan panggilan
- File yang dikirim pengguna
- Metadata komunikasi
- Alamat IP pengguna
- Lokasi pengguna
- Daftar kontak
- Riwayat komunikasi
- Pola atau kebiasaan penggunaan
Tidak.
PENA tidak menyimpan log siapa berbicara dengan siapa, kapan, dan berapa lama.
Jika tidak ada log yang disimpan, maka tidak ada log yang bisa bocor, disalahgunakan, atau diminta oleh pihak mana pun.
Tidak.
PENA tidak menyimpan waktu pengiriman pesan, durasi panggilan, frekuensi komunikasi, maupun pola interaksi pengguna.
Tidak.
PENA tidak mengunggah, menyinkronkan, atau menyimpan daftar kontak pengguna ke server.
Kontak hanya tersimpan secara lokal di perangkat pengguna.
Tidak.
Buku alamat pengguna tidak pernah dikirim ke server PENA.
PENA tidak mengetahui siapa saja yang ada di kontak pengguna kecuali pengguna secara sadar membagikan PENA ID kepada pihak lain.
Untuk mengirim notifikasi, PENA menggunakan layanan push bawaan sistem operasi.
Notifikasi tidak berisi isi pesan, tidak memuat informasi sensitif, dan hanya berfungsi sebagai pemicu.
Tidak.
PENA tidak melakukan analisis perilaku, pembuatan profil pengguna, atau pelacakan kebiasaan penggunaan.
Tidak.
PENA tidak menampilkan iklan dan tidak menggunakan tracker pihak ketiga.
Model bisnis PENA tidak bergantung pada data atau perhatian pengguna.
PENA meminimalkan metadata melalui:
- Arsitektur Real Peer-to-Peer
- Tidak adanya penyimpanan server
- Tidak adanya relay pesan
- Tidak adanya log komunikasi
- VPN pada Mode Ultra Secure
VI. PENGIRIMAN & PENERIMAAN PESAN
Pesan di PENA dikirim menggunakan arsitektur Real Peer-to-Peer.
Artinya, pesan dikirim langsung dari perangkat pengirim ke perangkat penerima, tanpa disimpan di server pusat.
Sistem PENA hanya membantu proses koneksi awal, setelah itu komunikasi berlangsung langsung antar perangkat.
Tidak.
PENA tidak menyimpan pesan di server, baik sementara maupun permanen.
Jika penerima sedang offline, pesan tidak ditimbun di server PENA.
Jika penerima sedang offline, pesan akan menunggu di perangkat pengirim, bukan di server PENA.
Pesan hanya akan dikirim ketika koneksi langsung antar perangkat berhasil dibuat.
Jika pesan gagal terkirim, pengguna akan mengetahuinya secara transparan.
Karena PENA tidak menyimpan pesan di server, tidak ada sistem antrean pesan berbasis server.
Pengiriman pesan sepenuhnya bergantung pada ketersediaan koneksi langsung antara pengirim dan penerima.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi kecepatan pengiriman pesan:
- Kondisi jaringan pengguna
- Firewall atau NAT pada jaringan tertentu
- Kualitas koneksi internet
- Penggunaan Mode Ultra Secure (VPN)
Kecepatan sedikit dikorbankan demi keamanan dan privasi maksimal.
PENA membatasi indikator status pesan seminimal mungkin.
Status hanya ditampilkan untuk memastikan pesan terkirim, tanpa membuka peluang pengumpulan metadata tambahan.
PENA tidak menyediakan fitur “last seen”, status online, atau indikator aktivitas real-time.
Fitur semacam ini dianggap sebagai metadata yang dapat digunakan untuk memetakan pola aktivitas pengguna.
Ya.
PENA mendukung pengiriman file dengan enkripsi end-to-end penuh.
File dikirim langsung antar perangkat dan tidak disimpan di server PENA.
Batasan ukuran file ditentukan oleh:
- Kapasitas perangkat
- Kualitas jaringan
- Kebijakan sistem operasi
PENA tidak membatasi ukuran file demi kepentingan server, karena tidak ada penyimpanan server.
Ya.
PENA dirancang khusus untuk komunikasi sensitif, seperti pesan pribadi, dokumen penting, dan percakapan rahasia.
Dengan enkripsi end-to-end dan tanpa penyimpanan server, risiko kebocoran data ditekan hingga level paling minimal.
VII. PANGGILAN SUARA & VIDEO
Panggilan suara dan video di PENA adalah komunikasi langsung antar perangkat (Real Peer-to-Peer) yang dilindungi oleh enkripsi end-to-end.
Tidak ada server PENA yang bertindak sebagai relay audio atau video.
Server hanya digunakan secara terbatas untuk membantu proses koneksi awal.
Tidak.
PENA tidak merekam, menyimpan, atau menyalin panggilan suara maupun video.
Setelah panggilan berakhir, tidak ada data panggilan yang tersisa di sistem PENA.
Ya.
Panggilan di PENA menggunakan enkripsi end-to-end dan pertukaran kunci langsung antar perangkat.
Secara teknis, pihak ketiga—termasuk PENA— tidak memiliki kemampuan untuk mendengar atau melihat isi panggilan.
Tidak untuk isi panggilan.
Server PENA hanya membantu proses signaling awal agar dua perangkat dapat saling menemukan.
Setelah itu, aliran suara dan video berjalan langsung antar perangkat.
Kualitas panggilan dipengaruhi oleh:
- Kualitas jaringan internet masing-masing pengguna
- Jenis jaringan (Wi-Fi, seluler, VPN)
- Pembatasan firewall atau NAT
- Penggunaan Mode Ultra Secure
Karena tidak ada server relay pusat, kualitas sangat bergantung pada koneksi langsung antar perangkat.
Ya.
PENA mendukung panggilan grup dengan pendekatan keamanan yang sama:
- Setiap koneksi tetap terenkripsi end-to-end
- Tidak ada perekaman server
- Tidak ada pengumpulan metadata peserta
Tidak.
Walaupun melibatkan banyak peserta, arsitektur PENA memastikan bahwa isi komunikasi hanya dapat diakses oleh peserta panggilan.
Ya.
Pengguna dapat menonaktifkan:
- Panggilan suara
- Panggilan video
- Panggilan grup
Pengaturan dapat dilakukan langsung dari menu aplikasi.
Tidak.
PENA tidak menyimpan log durasi panggilan, waktu panggilan, maupun daftar peserta.
Ya.
PENA dirancang untuk skenario sensitif seperti diskusi privat dan komunikasi profesional.
Jika pesan tidak pernah disimpan dan panggilan tidak pernah direkam, maka tidak ada yang bisa bocor.
VIII. IDENTITAS, ANONIMITAS, & AKUN
Ya, secara sistem PENA bersifat anonim.
PENA tidak meminta dan tidak mengikat akun dengan nama asli, nomor telepon, alamat email, maupun identitas resmi apa pun.
Sejak awal, pengguna berinteraksi tanpa identitas dunia nyata.
Tidak.
PENA dapat digunakan sepenuhnya tanpa SIM card, nomor telepon, maupun email.
Selama perangkat memiliki koneksi internet, PENA dapat berfungsi sepenuhnya.
PENA menggunakan identitas kriptografis lokal, bukan akun berbasis data pribadi.
Identitas ini dibuat di perangkat pengguna, tidak terhubung ke identitas dunia nyata, dan tidak disimpan di server PENA.
Secara default, satu identitas PENA terikat pada satu perangkat demi keamanan maksimal.
Jika identitas disalin atau dipindahkan, proses tersebut harus dilakukan secara sadar oleh pengguna dengan konsekuensi keamanan yang jelas.
Tidak secara default.
Pendekatan multi-device tradisional biasanya memerlukan sinkronisasi server, penyimpanan kunci, dan metadata tambahan.
PENA memilih keamanan dan kesederhanaan dibandingkan kenyamanan yang berisiko.
Jika identitas tidak diekspor sebelumnya:
- Identitas lama tidak dapat dipulihkan
- Riwayat pesan tidak bisa dikembalikan
- Kontak harus dibuat ulang
Ini adalah konsekuensi desain zero-access, bukan bug atau kesalahan sistem.
Tidak.
PENA tidak memiliki akses ke kunci, tidak memiliki salinan identitas, dan tidak memiliki data cadangan tersembunyi.
Jika identitas hilang, tidak ada pihak— termasuk PENA—yang dapat memulihkannya.
Tidak secara sistem.
Identitas hanya bisa terekspos jika pengguna secara sadar membagikan informasi pribadi, atau perangkat pengguna disusupi malware.
PENA melindungi sistem, bukan keputusan pribadi pengguna.
Ya.
Identitas dapat dihapus langsung dari perangkat pengguna.
Setelah dihapus, tidak ada sisa data di server, tidak ada arsip identitas, dan tidak ada jejak akun.
Karena anonimitas adalah fondasi privasi sejati.
Jika sistem tidak tahu siapa penggunanya, maka tidak ada yang bisa diprofilkan, tidak ada yang bisa dijual, dan tidak ada yang bisa dipaksa untuk diserahkan.
IX. BACKUP, PEMULIHAN, & KEHILANGAN DATA
Tidak.
PENA tidak menyimpan backup pesan di server, cloud, atau sistem tersembunyi apa pun.
Semua pesan hanya ada di perangkat pengguna, selalu terenkripsi, dan tidak pernah disalin ke infrastruktur PENA.
Secara default, PENA tidak menyediakan backup otomatis berbasis server.
Jika pengguna memilih melakukan backup, backup dilakukan secara lokal, sepenuhnya di bawah kendali pengguna, tanpa melibatkan server PENA.
Jika pengguna membuat backup sendiri, backup biasanya mencakup:
- Identitas kriptografis PENA
- Daftar kontak PENA
- Riwayat pesan di perangkat
Semua data tetap dalam kondisi terenkripsi.
Tidak.
PENA tidak memiliki salinan pesan, tidak memiliki kunci enkripsi, dan tidak memiliki arsip identitas pengguna.
Jika data hilang dan tidak ada backup lokal, data tidak dapat dipulihkan oleh siapa pun.
Jika ponsel hilang atau dicuri:
- Pesan tetap aman karena terenkripsi
- PENA tidak bisa membuka atau mengakses data tersebut
- Tanpa kunci di perangkat, data tidak dapat dibaca
Namun, pengguna juga tidak dapat mengakses kembali data tersebut tanpa backup lokal.
Menghapus aplikasi berarti:
- Identitas PENA di perangkat terhapus
- Pesan dan kontak ikut hilang
- Tidak ada cara pemulihan tanpa backup lokal
Ini adalah konsekuensi desain zero-access.
Karena recovery berbasis server berarti PENA harus menyimpan kunci, atau menyimpan data terenkripsi pengguna, atau mengelola metadata pemulihan.
Semua itu bertentangan dengan prinsip privasi PENA.
Aman, jika pengguna memahami tanggung jawabnya.
PENA memberikan keamanan maksimal dengan konsekuensi kontrol penuh di tangan pengguna.
Keamanan sejati selalu datang bersama tanggung jawab.
Tidak dengan desain saat ini.
Jika ada fitur tambahan di masa depan, prinsipnya tetap:
- Opsional
- Transparan
- Tidak mengorbankan zero-access
- Tidak mengubah arsitektur inti
X. KEAMANAN, ENKRIPSI, & POST-QUANTUM CRYPTOGRAPHY
Setiap pesan di PENA dienkripsi di perangkat pengirim, dikirim dalam bentuk terenkripsi, dan hanya dapat dibuka di perangkat penerima.
Tidak ada titik di mana pesan berada dalam kondisi terbuka di luar perangkat pengguna.
Ya.
PENA menggunakan true end-to-end encryption, di mana hanya pengirim dan penerima yang memiliki kunci enkripsi.
Server dan PENA sendiri tidak memiliki akses teknis untuk membaca pesan pengguna.
Post-Quantum Cryptography adalah metode enkripsi yang dirancang agar tetap aman meskipun suatu hari komputer kuantum menjadi sangat kuat.
PENA mengasumsikan bahwa pesan hari ini harus tetap aman di masa depan.
PENA menggunakan:
- 3.20 F untuk komunikasi pesan dan panggilan
- 3.20 N untuk PENA Wallet dan aset digital
Keduanya dirancang dengan pendekatan future-proof.
Karena data komunikasi bersifat jangka panjang.
Jika pesan hari ini direkam dan disimpan pihak lain, lalu di masa depan enkripsi lama dapat dipecahkan, maka privasi pengguna masa lalu ikut runtuh.
PENA mencegah risiko tersebut sejak awal.
Tidak.
Kunci enkripsi dibuat dan disimpan di perangkat pengguna, tidak pernah dikirim ke server, dan tidak pernah di-backup oleh PENA.
Tidak.
Secara teknis, PENA tidak memiliki kunci, tidak memiliki akses pesan, dan tidak memiliki kemampuan dekripsi.
Ini bukan kebijakan, melainkan batasan arsitektur.
Post-Quantum Encryption adalah algoritma kriptografi klasik yang tahan terhadap serangan komputer kuantum dan dapat digunakan di perangkat biasa.
Quantum Encryption berbasis fisika kuantum dan memerlukan perangkat keras khusus.
PENA menggunakan Post-Quantum Encryption karena relevan untuk penggunaan global saat ini.
Tidak ada sistem yang 100% kebal.
Namun PENA menghilangkan titik lemah utama, meminimalkan metadata, dan tidak bergantung pada kepercayaan operator.
Keamanan PENA dibangun dari desain, bukan janji.
Jika terjadi, arsitektur PENA memungkinkan pembaruan kriptografi.
Kunci lama tidak bisa digunakan ulang, dan pesan masa lalu tetap tidak dapat diakses server.
Keamanan PENA bersifat adaptif, bukan statis.
XI. ARSITEKTUR, SERVER, & JARINGAN
Ya, secara sangat terbatas.
PENA menggunakan server hanya untuk keperluan awal, seperti membantu dua perangkat saling menemukan dan melakukan signaling awal koneksi.
Server tidak pernah digunakan untuk mengirim, meneruskan, atau menyimpan pesan maupun file.
Setelah koneksi terbentuk, komunikasi berjalan langsung antar perangkat.
Tidak ada relay server, tidak ada perantara, dan tidak ada penyimpanan di infrastruktur PENA.
Ini disebut Real Peer-to-Peer (Real P2P).
Tidak.
PENA tidak menyimpan siapa berbicara dengan siapa, kapan pesan dikirim, durasi komunikasi, maupun ukuran pesan atau file.
Jika metadata tidak ada, maka tidak ada yang bisa dianalisis.
Tidak.
Alamat IP tidak dicatat, tidak disimpan, tidak diarsipkan, dan tidak dipetakan ke akun.
Jika IP muncul secara teknis saat koneksi, sifatnya sementara dan langsung hilang.
PENA mengurangi risiko traffic analysis melalui:
- Arsitektur Real Peer-to-Peer
- Tidak adanya metadata tersimpan
- Minimisasi informasi jaringan
- Mode Ultra Secure dengan VPN terintegrasi
Saat ini, arsitektur inti PENA belum sepenuhnya open-source.
Namun keamanan PENA tidak bergantung pada kerahasiaan kode, melainkan pada desain arsitektur dan sistem zero-access.
PENA memiliki roadmap untuk audit keamanan independen, publikasi dokumentasi kriptografi, dan transparansi teknis bertahap.
Langkah ini dilakukan tanpa mengorbankan keamanan pengguna.
Tidak ada dampak terhadap pesan pengguna.
Server tidak menyimpan pesan, tidak menyimpan kunci, dan tidak menyimpan metadata.
Tidak ada data yang bisa diambil atau dibaca.
Tidak untuk komunikasi inti.
PENA tidak bergantung pada cloud storage, server relay pesan, atau sistem pemrosesan data terpusat.
Pemblokiran aplikasi tidak sama dengan kebocoran data.
Jika diblokir, pesan tetap aman, data di perangkat tetap terenkripsi, dan tidak ada data yang bocor.
XII. HUKUM, PENEGAKAN, & SKENARIO TERBURUK
PENA dibangun dengan prinsip privacy-by-design dan zero-access system.
Artinya, PENA tidak menyimpan, tidak mengakses, dan tidak memiliki kemampuan teknis untuk melihat isi pesan, panggilan, file, maupun aktivitas pengguna.
Karena itu, tidak ada data komunikasi yang dapat diserahkan, bahkan jika ada permintaan resmi.
Tidak ada data komunikasi pengguna yang dapat diserahkan oleh PENA.
PENA tidak memiliki:
- Isi pesan
- Riwayat panggilan
- File pengguna
- Kunci enkripsi
- Metadata komunikasi
Tidak.
Tidak ada log aktivitas, tidak ada histori komunikasi, dan tidak ada metadata yang tersimpan.
Tidak ada data pengguna yang bisa diambil dari server.
Server tidak menyimpan pesan, tidak menyimpan file, dan tidak menyimpan kunci enkripsi.
Penyitaan server tidak berdampak pada privasi komunikasi pengguna.
Tidak.
PENA tidak memiliki backdoor, akses tersembunyi, atau mekanisme pemantauan.
Menyediakan backdoor akan merusak seluruh prinsip keamanan PENA.
Tidak secara teknis.
PENA tidak memiliki kunci enkripsi pengguna.
Tanpa kunci, tidak ada cara membuka pesan, bahkan dengan perintah hukum.
Tidak.
PENA tidak memoderasi, tidak membaca, dan tidak menyimpan isi komunikasi.
Tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pengguna.
Tidak.
PENA tidak dibuat untuk mendukung aktivitas ilegal.
Privasi bukan pembenaran untuk pelanggaran hukum.
Pengguna bertanggung jawab penuh atas isi pesan, file, panggilan, dan aktivitas yang dilakukan melalui PENA.
Pengguna wajib mematuhi hukum dan peraturan di yurisdiksi masing-masing.
PENA berkomitmen untuk melindungi privasi pengguna tanpa mengorbankan kepatuhan hukum.
Dengan desain zero-access, PENA tidak berada pada posisi untuk menyerahkan data pengguna.
Privasi dan tanggung jawab berjalan beriringan.
XIII. KEAMANAN PERANGKAT, MALWARE, & FILE
PENA memiliki sistem perlindungan terhadap file berbahaya yang dikirim melalui aplikasi.
Setiap file yang diterima diperlakukan sebagai data terenkripsi dan hanya dapat diakses oleh perangkat penerima.
Risiko malware terutama bergantung pada keputusan pengguna saat membuka file.
Tidak.
PENA tidak membaca isi pesan dan tidak menganalisis konten komunikasi.
Sistem keamanan hanya berfokus pada ancaman teknis, bukan isi komunikasi.
Ya.
Semua file yang dikirim melalui PENA dienkripsi end-to-end, sama seperti pesan dan panggilan.
File tidak disimpan di server PENA dan hanya ada di perangkat pengguna.
Tidak.
Karena PENA tidak menyimpan file di server, tidak ada pemindaian server-side.
Semua pengolahan file terjadi di perangkat pengguna.
Free Member menggunakan mode keamanan standar dengan enkripsi tingkat tinggi untuk penggunaan sehari-hari.
Premium Member mendapatkan Mode Ultra Secure, yang dirancang untuk kebutuhan keamanan maksimal.
Premium Member mendapatkan fitur tambahan berupa:
- VPN terintegrasi untuk melindungi koneksi jaringan
- Pengaturan tampilan (appearance) yang dapat dikustomisasi
- PENA Wallet dengan 3.20 N (Post-Quantum Cryptography) Encryption
Tidak.
Sistem anti-malware tidak membaca isi pesan, tidak menganalisis percakapan, dan tidak melakukan pengawasan komunikasi.
PENA melindungi jalur komunikasi, bukan sistem operasi perangkat.
Jika perangkat telah terinfeksi spyware, tidak ada aplikasi pesan yang dapat sepenuhnya melindungi pengguna.
Untuk keamanan maksimal, pengguna disarankan:
- Menjaga sistem operasi tetap terbaru
- Menggunakan kunci layar yang kuat
- Tidak menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya
- Menggunakan Mode Ultra Secure jika diperlukan
XIV. PEMBAYARAN, LANGGANAN, & PREMIUM
Ya – PENA tersedia dalam versi gratis dengan fitur keamanan tingkat tinggi yang melindungi privasi dan komunikasi pengguna.
Versi gratis dirancang agar tetap aman, tanpa mengorbankan prinsip inti PENA.
Free Member tetap mendapatkan:
- Enkripsi end-to-end
- 3.20 F (Post-Quantum) Encryption
- Real Peer-to-Peer tanpa server pusat
- Tidak perlu nomor telepon atau email
- Chat, file, dan komunikasi anonim
Keamanan dasar tetap kuat bahkan di versi gratis.
Premium Member adalah mode berlangganan untuk pengguna yang membutuhkan perlindungan tambahan dan fitur lanjutan.
Premium tidak menggantikan keamanan dasar, tetapi menambahkan lapisan ekstra.
Premium Member mendapatkan:
- Mode Ultra Secure
- VPN terintegrasi
- Pengaturan tampilan (custom appearance)
- PENA Wallet dengan 3.20 N (Post-Quantum Cryptography) Encryption
Pembayaran PENA Premium dikelola secara resmi melalui Google Play / Google Pay.
PENA tidak memproses pembayaran secara langsung dan tidak menyimpan data finansial pengguna.
Metode pembayaran mengikuti kebijakan Google Play, termasuk:
- Kartu debit dan kredit
- Saldo Google
- Metode lain sesuai wilayah pengguna
Tidak.
Semua data pembayaran dikelola sepenuhnya oleh Google.
PENA hanya menerima status langganan (aktif atau tidak aktif).
Pembatalan langganan dilakukan melalui akun Google Play pengguna.
Setelah dibatalkan, langganan tidak diperpanjang otomatis pada periode berikutnya.
Pengembalian dana mengikuti kebijakan Google Play.
PENA tidak memproses refund secara langsung dan tidak memiliki kendali atas keputusan refund.
XV. KETERSEDIAAN, NEGARA, & AKSES GLOBAL
Ya.
PENA dirancang untuk dapat digunakan secara global di berbagai negara dan wilayah.
Selama pengguna memiliki koneksi internet dan perangkat yang mendukung aplikasi PENA, layanan dapat diakses dari mana saja.
PENA tidak menerapkan pembatasan negara secara internal.
Namun, ketersediaan aplikasi dapat dipengaruhi oleh kebijakan toko aplikasi, regulasi lokal, atau pembatasan jaringan di wilayah tertentu.
Seperti aplikasi internet lainnya, PENA dapat mengalami pembatasan akses di wilayah tertentu.
Namun, pemblokiran akses tidak berarti kebocoran data.
Pesan tetap aman, data di perangkat tetap terenkripsi, dan tidak ada data yang bocor.
Pada kondisi tertentu, VPN dapat membantu mengatasi pembatasan jaringan.
Premium Member mendapatkan VPN terintegrasi sebagai bagian dari Mode Ultra Secure.
Tidak.
VPN hanya menambah lapisan privasi jaringan, sementara enkripsi end-to-end PENA tetap berjalan secara independen.
PENA dirancang untuk mematuhi hukum yang berlaku di berbagai yurisdiksi, tanpa mengorbankan prinsip privasi inti.
Dengan desain zero-access, PENA tidak berada pada posisi untuk melanggar privasi pengguna bahkan di bawah tekanan hukum.
PENA dirancang dengan asumsi bahwa lingkungan jaringan tidak selalu aman.
Dengan enkripsi end-to-end, Real Peer-to-Peer, dan minimisasi metadata, PENA cocok digunakan di lingkungan berisiko tinggi.
XVI. PENUTUP & PRINSIP AKHIR PENA
Prinsip utama PENA adalah privasi mutlak dan kendali penuh di tangan pengguna.
PENA tidak dibangun atas dasar kepercayaan, tetapi atas dasar desain sistem yang secara teknis tidak memungkinkan pengambilan data pengguna.
Zero-access berarti:
- PENA tidak memiliki akses ke pesan pengguna
- PENA tidak memiliki kunci enkripsi
- PENA tidak menyimpan data komunikasi
- PENA tidak dapat memulihkan akun pengguna
Bahkan jika PENA ingin mengakses data, secara teknis hal tersebut tidak mungkin.
Privasi mutlak datang dengan tanggung jawab penuh.
Pengguna bertanggung jawab atas:
- Keamanan perangkat
- Penyimpanan backup lokal
- Penggunaan aplikasi secara bertanggung jawab
Tidak ada pihak ketiga yang dapat memulihkan data jika pengguna kehilangannya.
PENA cocok untuk pengguna yang memahami nilai privasi, keamanan, dan kemandirian digital.
PENA mungkin tidak cocok bagi pengguna yang mengandalkan kenyamanan cloud, pemulihan akun otomatis, atau sinkronisasi lintas perangkat.
Privasi bukan sesuatu yang diberikan, tetapi sesuatu yang dijaga.
Dengan menggunakan PENA, Anda memilih untuk memegang kendali penuh atas komunikasi dan data Anda sendiri.
PENA hadir bukan untuk mengawasi, bukan untuk mengumpulkan, dan bukan untuk memanfaatkan data Anda, melainkan untuk melindunginya.
Anda.
Selalu Anda.
FAQ ini bukan sekadar jawaban,
tapi pernyataan sikap PENA.